Senin, 21 April 2014

pembalut CKP (cuci kering pakai)



Menstrual PAD CLASSIC
KISS menstrual pad didesign senyaman mungkin bagi Anda wanita Indonesia yang perduli terhadap kesehatan dan lingkungan.
Menstrual PAD CLASSIC : pembalut CKP(CUCI KERING PAKAI)
 Jelas lebih nyaman,lebih sehat,lebih irit 90% dan ramah lingkungan.
Macam-macam Menstrual PAD CLASSIC:
1.                  Kiss Classic Night
Ukuran : 33cm x 24cm
Sangat Nyaman digunakan malam hari atau ketika tidur. Bentuk bagian belakang yang memanjang berfungsi untuk mencegah  bocor ke belakang. Bagian sayap berguna mencegah menstrual pad bergeser.
2.                  Kiss Classic Day
Ukuran : 23cm x 21cm
Menstrual Pad yang digunakan siang hari. Bentuk pendek namun memiliki daya serap tinggi sehingga memudahkan dalam beraktifitas. Bagian sayap berfungsi mencegah menstrual pad bergeser.
3.                  Kiss Classic Maxi
Ukuran : 23cm x 21cm
Cocok digunakan ketika Haid sedang banyak-banyaknya. Lebih tebal sehingga daya tamping juga lebih banyak namun tetap nyaman untuk dipakai. Bagian sayap berfungsi mencegah menstrual pad bergeser.
4.                  Kiss Classic Panty Liner
Ukuran :17,5cm x 14cm
Panty liner yang melindungi bagian V anda tetap kering. Bagian sayap berfungsi mencegah menstrual pad bergeser.
BAHAN :
Menstrual Pad terdiri dari 4 lapisan.
Hyget                     : Lapisan paling bawah yang berfungsi sebagai penguat. Mudah dibersihkan apabila terkena noda.
Jass Baby                    : Plastik lembut yang berfungsi untuk mencegah bocor
Katun Fleece              : Serat campuran antara katun (80%) dan serat wol (20%). Tekstur kain yang lembut, ringan, hangat dan nyaman mudah dalam menguapkan cairan melaui pori-pori dengan cepat.
Soft Polyester              : mengalirkan Darah Haid ke serapan sehingga permukaan kain  tetap kerin
PENCUCIAN :
v  Langsung cuci setelah pemakaian untuk menghindari bau dan noda yang menetap.
v  Basahi Menstrual Pad  dengan air sehingga darah yang terkandung didalamnya berkurang/hilang. Untuk menghilangkan noda membandel cuci dengan sabun mandi, kucek- kucek sampai bersih lalu bilas. kalau sudah bersih begitu baru kita gunakan sabun ditergent
v  Jemur di bawah matahari karena matahari secara alami dapat menghilangkan noda serta membuat bahan tahan lama. Atau angin-anginkan hingga kering.

TIPS MENGHILANGKAN BAU :
v  tambahkan soda kue pada saat pembilasan awal untuk menghilangkan bau tak sedap
v  gunakan 1/2 - 1 cangkir cuka putih pada pembilasan terakhir untuk melembutkan dan untuk menghilangkan bau tak sedap
v  coba untuk menambah 1/2 cangkir air lemon saat pencucian untuk menghilangkan noda.
INGAT :
v  Hindari perendaman yang terlampau lama karena dapat merusak bahan.
v  Hindari sabun laundry karena dapat meninggalkan residu.
v  Hindari deterjen dengan pemutih atau enzim karena dapat merusak bahan dan menimbulkan gatal-gatal.
v  Jangan diseterika.
 order: 085600604222 (milla)
atau kirim email ke millaana@yahoo.com
kami tunggu ya sist......^_^

Senin, 14 April 2014

kepemimpinan setelah Nabi Muhammad SAW wafat


KATA PENGANTAR





Puji syukur kami panjatkan ke Hadirat Allah yang Maha Esa karena berkat rahmat dan karunianya, kami dapat menyelesaikan tugas makalah Sejarah Peradaban Islam.

Terima kasih kami ucapkan kepada Pak Mustaghfirin yang telah memberikan tugas ini sehingga kami dapat menambah pemahaman kami tentang Sejarah Islam Terima kasih pula kami ucapkan kepada teman-teman yang telah membantu kami dalam menyusun makalah ini.

Kami telah berupaya menyempurnakan makalah ini, namun seperti kata pepatah, “ Tak ada gading yang tak retak” maka kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari Pak Mustaghfirin, teman-teman dan orang lain yang sudi meluangkan waktunya untuk menyimak isi dari makalah ini.

Sekali lagi, kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kami sehingga makalah ini dapat terselesaikan. Kami sangat berharap makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua




BAB I

PENDAHULUAN

Nabi Muhammad SAW  tidak meninggalkan wasiat tentang siapa yang akan menggantikan beliau sebagai pemimpin poliik umat islam setelah beliau wafat. Beliau menyerahkan persoalan tersebut terhadap kaum muslim sebdiri untuk menetukannya. Karena itulah tidak lama setelah beliau wafat belum lagi jenazahnya di makamkan sejumlah tokoh Muhajirin dan Ansor berkumpul di balai kota Bani Sa’idah Madinah. Mereka memsyawarahkan siapa yang akan di pilih menjadi pemimpin penggantiNabi Muhammad. Musyawarah itu berjalan sangat alot karna masing-masing pihak mrasa mempunyai hak untuk menjadi Pemimpin umat Islam. Akhirnya  dengan semangat ukhuwah islamiyah yang tinggi,akhirnya,Abu Bakar terpilih an seluruh umat islam Membiatnya






BAB II

RUMUSAN MASALAH

a.       Bagaimana keadaan pemerintahan setelah nabi wafat ?

b.      Bagaimana perkembangan islam setelah masa khulafah rasyidah pada masa Bani Umayah?

c.       Bagaimana perkembangan islam setelah masa khulafah rasyidah pada masa Bani Abbasiyah



BAB III

MASA KEMAJUAN ISLAM

(650-1000 M)



A.    KHILAFAH RASYIDAH

1.      Abu Bakar

Sebagai pemimpin umat islam setelah Rosul, Abu Bakar di sebut Kholifah Rosulillah (pengganti Rosul) yang dalam perkembangan selanjutnya di sebut kholifah saja. Kholifah adalah pemimpin yang diangkat setelah Nabi wafat untuk mengantikan beliau melanjutkan tugas-tugas sebagai pemimpi agama dan kepala pemerintahan.

Abu Bakar memerintah hanya dua tahun. Pada tahun 634 M ia meninggal dunia. Masa yang sesingkat itu habis untuk menyelesaikan masalah dalam negire terutama tantangan yang di timbulkan oleh suku-suku bangsa Arab yang tiak mau tunduk lagi kepada pemerintah Madinah. Mereka menganggap bahwa perjanjian yang di buat dengan nabi Muhammad dengan sendirinya batal setelah Nabi wafat. Karna itu mereka menentang Abu Bakar. Karena sikap keras kepala dan penentangan mereka yang dapat membahayakan agama dan pemeritahan, Abu Bakar menyelesaikan persoalan ini dengan perang Riddah (perang melawan kemurtadan ). Khalid bin Walid aalah jendral yang banyak berjaa dalam perang Riddah ini.

Ketika Abu Bakar sakit dan mrasa ajalnya sudah dekat, ia bermusyawarah dengan para pemuka sahabat,kemudian mengangat umar sebagai pnggantinya dengan maksud untuk mencegah kemungkinan perselisihan dan perpecahan di kalangan umat Islam.

2.      Umar bin Khattab

Kebijakan Abu Bakar tersebut ternyata di terima masyarakat yang segera secara ramai-ramai membaiat Umar. Umar menyebut dirinya khalifah khalifati Rasulillah (pengganti dari penggantinya Rosul). Ia juga memperknalan istilah Amirul Mu’minin (Komandan orang-orang mu’min).

Zaman Umar gelombang ekspansi(perluasan daerah kekuasaan)pertama terjadi; ibu kota Syiria, Damaskus, jatuh 635 M dan setahun kemudian, setelah tntara bizantium kalah di pertempuran yarmuk,selurh daerah Syiria jatuk ke bawah kekuasaan Islam. Dengan memakai Syiria sebagai basis,ekspasi di teruskan ke mesir di bawah pimpinan Amr in Ash dank e Irak di bawah pimpinan Saad  ibn Abi waqosh. Iskandaria , ibu kota Mesir di taklukan tahun 641 M.Al Qodisiah di Irak jatuh tahun 637 M. selanjutnya ke ibu kota Persia dan Mosul.

Karena perluasan daerah terjadi sangat cepat, Umar segera mengatur administrasi Negara. Dan di atur menjadi delapan wilayah propinsi: Makkah, Madinah ,Syiria, jazirah, Kufah, Basrah, Palestina, dan sMesir.

Umar memerintah selama 10 tahun(13-23 H/634-644 M).Masa jabataya berakhir dengan kematian.Dia dibunuh oleh budak Persia bernama Abu Lu’lu’ah.Dia menunjuk 6 orang sahabat danmeminta kepada mereka untuk memilih satu diantaranya menjadi khalifah.Enam orang tersebut adalah:Usma,Ali,thalhah,Zubair,sa’ad bin Abi Waqosh.dan Abdurrhman bin Auf.Setelah Umar wafat ,melalui musyawarah akhirnya Usman bin affan ditunjuk sebagai khalifah pengganti Umar.

3.      Usman bin Affan

Pemerintahan Usman berlangsung selama 12 tahun (644-655 M).Kepemimpina Usmansangat berbeda dengan kepemimpinan Umar.Ini mungkin karena  umurnya yang lanjut(diangkat dalam usia 70 tahun) dan sifatnya yang lemh lembut.Akhirnya Usman dibunuh oleh kaum pemberontak.

Salah satu faktor yang menyebabkan benyak rakyat kecewa terhdap kepemimpinannya adalah kebijaksanaannya mengngkat keluarga dalam kedudukan tinggi.Yang terentin dantaranya adalah Marwan bin Hakam.

Mekipaun demikian bukan berarti bahwa pada masanya tidak ada kegiatan-kegiatan penting.Usman berjasa membangun bendungan untuk menjaga arus banjir yang besar dan mengatur pembagian air ke kota-kota.Dia juga membangun jalan-jalan,masjid-masjid,jembatan-jembatan,dan memperluas masjid nabawi di Madinah.

4.      Ali bin Abi Thalib

Setelah Usman wafat,masyarakat beramai-ramai membaiat Ali bin Abi Thalib sebagai khalifah.Ali memerintah hanya enam tahun.Selam a pemerintahannya banyak terjadi berbagai pergolakan.Setelah memduduki jabatan Ali memecat para gubernur `yang diangkat oleh Usman .Dia yakin bahwa pemberontakan terjadi kerena keteledoran mereka .dia juga menarik kembali tanah yang dihadiahkan Usman kepada penduduk fdengan mnyarahkan hasil pendapatannya kepada negara.

Tidak lama setelah itu,Ali bin Abi Thalib menghadapi pemberontakan Tholhah,Zubair,dan Aisyah.Alasan mereka Ali tidak mau menghukum para pembunuh Usman ,dan mereka menuntut bela terhadap darah Usman yang telah ditumpahkan secara dzalim.Perang ini disebut dengan “Perang Jamal (unta)” karena Aisyah dalam pertempuran ini mengendarai unta.

Bersamaan  dengan itu kebijaksanaan-kebijaksnaan Ali juga mengakibatkan timbulnya perlawanan dari gubernur di Damaskus ,Muawiyah.Perang ini disebut dengan “Perang Shiffin”karena terletak di shiffin.Perang ini diakhiri dengan tahkim (Arbritase),tapi tidak menyelesaikan masalah ,bahkan menyebabkan timbulnya golongan ketiga,Al khawarij,orang-orang yang keluar dari berisan Ali.Diujung masa pemerintahan Ali umat islam terpecah menjadi tiga kekuatan politik,yaitu Muawiyah,Syi’ah(pengikut Ali),al Khwarij(orang-orang yang keluar dari barisan Ali).Pada tanggal 20 Ramadhan 40 H (660 M) Ali terbunuh oleh salah seorang Khawarij.

Kedudukan Ali kemudian dijabat oleh anaknya Hasan selama beberapa bulan.Namun karena Hasan lemah dan Muawiyah semakin kuat maka Hasan membuat perjanjian damai.Perjanjian ini dapat memperstukan umat islam kembali dalam satu kepemimpinan politik,dibawah Muawiyah bin Abu Sufyan.Pada tahun 41 H(661 M),tahun persatuan itu dikenal dalam sejarah sebagai tahun Jama’ah (‘am jama’ah).Dengan demikian berakhirlah apa yang disebut dengan masa Khulafaur Rasyidin ,dan dimulailah kekuasaan Bani Umayah dalam sejarah politik islam.

Mulai dari Abu Bakkar sampai Ali dinamakan periode Khilafah Rasyidah.Para khalifahnya disebut Khulafaur Rasyidin (khalifah-khalifah yang mendapat petunjuk).Ciri masa ini adalah para khalifah betul-betul menurut teldan Nabi. Mereka dipilih melalui proses musyawarah,yang dalam istilah sekarang disebut demokratis . Setelah periode ini pemerintahan islam berbentu kerajaan .Kekuasaan diwariskan secara turun-temurun .Selain itu seorang khalifah pada masa khulafaur rasyidah tidak pernah bertindak sendiri ketika Negara mengahadapi kesulitan.Mereka selalu bermusyawarah degan pembesr-pembesar yang lain.Sedangkan Khalifah-khaifah yang lain sering bertindak otoriter.

B.     KHALIFAH BANI UMAYAH

Kekuatan Bani Umayah berumur kurang lebih 90 tahun .Ibu Kota Negara dipindahkan Muawiyah dari Madinah ke Damskus,tempat ia berkuasa sebagai gubernur sebelumnya.Khalifah-khalifah besar Dinasti Bani Umayah ini adalah Muawiyah bin Abi Sufyan (661-680 M),Abdul Malik bin Marwan(685-705 M),al Walid bi Abdul Malik(705-715 M),Umar bin Abdul Aziz(717-720 M),dan Hasyim bin Abdul Malik(724-743 M).

Masa pemerintahan Al Walid adalah masa ketentraman,kemakmuran,dan ketertiban.Umat islam merasa hidup bahagia.Pada masa pemerintahannya yang berjalan selama kuran lebih 10 tahun itu tercatat suatu ekspedisi militer dari Afrika Utara menuju wilayah barat daya,benua Eropa,yaitu pada tahun 711  M.

Degan keberhasilan ekspansi ke beberapa daerah ,baik di timur maupun di barat,wilayah kekuasan islam paa masa Bani Umayah sangat luas.Daerah-daerah itu meliputi Spanyol,Afrika Utara,Syiria,Palestina,Jazirah Arabia,dan Irak.

Dibidang lain Bani Umayah mendirikan dinas pos dan tempat-tempat tertentu dengan menyediakan kuda yang lengkap dengan peralatannya di sepanjang jalan.Dia juga berusaha menertibkan angkatan bersenjata dan mencetak mata uang.Khalifah al Malik juga berhasi melakukan pembenahan-pembenahan administrasi pemerintahan islam.

Meskipun keberhasilan banyak dicapai dinasti ini,namun tidak berarti bahwa politik dalam negri dapat dianggap stabil.Muawiyah tidak mentaati perjanjiannya dengan Hasan bin Ali ketika dia naik tahta,yang menyebutkan bahwa persoalan pergantian pemimpin setelah Muawiyah di serahkan kepada pemilihan umat islam.Deklarasi pengangkatan anaknya Yazid sebagai putra mahkota menyababkan munculnya gerakan-gerakan oposisi dikalangan rakyat yang mengakibatkan terjadinya perang saudara.

Perlawanan terhadap Yazid dimulai oleh Hasan bin Ali .Pada tahun 680 M,ia pindah dari Makkah ke Kufah atas permintaan golongan Syi’ah yang ada di Irak.Mereka mengangkat Husein sebagai Khaliah.Dalam suatu pertempuran tentara Husein mati terbunuh.Perlawanan Syi’ah tidak berhenti dengan terbunuhnya Husein.Banyak pemberontakan yang dipelopori kaum Syi’ah.Diantaranya Pemberontakan Mukhtar di Kufah pada tahun 685-687 M.

Hubungan pemerintah dengan golongan oposisi membaik pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin Abdul Aziz (717-720 M).Meskipun masa pemerintahannya sangat singkat,dia berhasil menjalin hubungan baik dengan golongan Syi’ah .Dia juga member kebebaan pada penganut agama lain untuk beribadah sesuai keykinan dan kepercayaannya.Pajak diperingan,kedudukan mawali disejajarkan dengan muslim Arab.

Sepeninggal Umar bin Abdul Aziz kekuasaan Bani Umayah semakin hancur dan kacau.Pemerintahan tidak memperhatikan kemakmuran rakyat .Kerusuhan erus berlanjut hingga masa pemerintahan selanjutnya.Akhirnya pada tahun 750 M,daulat Umayah digulingkan Bani Abbas yang bersekutu dengan Abu Muslim Al Khurasani .

Factor-faktor yang menyebabkan dinasti Bani Umayah lemah dan membawa kepada kehancuran antara lain:

1.      System pergantian khalifah melalui garis keturunan adalh sesuatu yang baru bagi tradisi Arab.Pengaturannya tidk jelas dan menyebabkan terjadinya persaingan yang tidak sehat dialangan anggota keluarga istana.

2.      Latar belakang terbetuknya dinasti Bani Umayah tidak bisa dipisahkan dari konflik-konflikpolitik yang terjadi di masa Ali.Sisa-sisa Syi’ah (para pengikut Ali) dan Khawarij terus menjadi gerakan oposisi.

3.      Pada masa kekuasaan Bani Umayah ,banyak terjadi pertentangan-pertentangan etnis sehingga pemerintah sulit utuk menegakkan persatuan dan kesatuan.

4.      Gaya hidup mewah dilingkungan istana sehingga anak-anak khaifah tidak sanggup memikul beban berat kenegaraan ketika mereka mewarisi kekuasaan.golongan agama banyak yang kecewa karena perhatian penguasa terhadap perkembangan agama sangat kurang.

5.      Munculnya kekuatan baru yang dipelopori oleh keturunan Al Abbas bin Abdul Muthalib.

C.     KHILAFAH BANI ABBAS

Dinamakan khilafah Abbas karena para pendiri da penguasa adalah keturunan Abbas,paan Nabi Muhammad SAW.D.inasti abbasiyah didirikan oleh Abdullah as Saffah bin Muhammad bin Ali bin Abdullah bin Abbas.Kekuasaannya berlangsung dari tahun 132-656 H (750-125 M).

Masa pemerinytahan Bani Abbas dibagi enjadi 5 periode:

1.      Periode Pertama (132-232 H) atau (750-487 M),disebutPeiode Pengaruh Persia Pertama

2.      Periode Kedua (232-334 H) atau (874-945 M),disebut masa pengaruh Turki pertama.

3.      Periode Ketiga(334-447H) atau (945-1055 M),masa kekuasaan Bani Buwaih dalam pemerintahan khilafah Abbasiyah.Periode ini disebut juga masa pengaruh Persia kedua.

4.      Periode Keempat (447-590 H) atau (1055-1194 M),masa kekuasaan dinasti Bani Seljuk dalam pemerintahan khilafah Abbasiyah ,disebut juga masa pengaruh turki kedua.

5.      Periode Kelima (590-656 H) atau (1194-1258 M),masa khalifah bebas dari pengaruh  dinasti lain,tetapi kekuasaannya hanya efektif disekitar kota Bagdad.

Pada periode pertama Bani Abbasiyah mencapai masa keemasannya.Periode ini berhasil menyiapkan landasan bagi perkembangan ilmu pengetahuan dalam islam.Namun setelah periode ini berakhir,pemerintahan Bani Abbas mulai menurun di bidang politik,meskipun filsafat dan ilmu pengetahuan terus berkembang.

Kalau dasar-dasar pemerintahan daulat abbbasiyah diletakkan dan dibangun oleh Abu Abbas as Safah dan Abu Ja’far al Mansur,maka puncak kejayaan dinasti ini berada pada tujuh khalifah sesudahnya,yaitu al Mahdi (775-785 M),al Hadi (775-786 M),Harun ar Rasyid (786-809 M),al Ma’mun (813-833 M),al Mu’tashim (833-842 M),al Wasiq (842-847 M),dan al Mutawakkil (847-861 M).

Popularitas daulat Bani Abbasiyah mencapai puncaknya di jaman khalifah harun ar Rasyid (786-809 M) dan puteranya al Ma’mun (813-833 M).Pada masa inilah Negara islam menempatkan dirinya sebagai Negara terkuat dan tak tertandingi .al Ma’mun pengganti ar Rasyid dikenal sebagai khalifah yang sangat cinta kepada ilmu.Beliau mendirikan Bait al Hikmah pusat penerjemahan yang berfungsi sebagai perguruan tinggi dengan perpustakaan yang besar.Pada masa al Ma’mun inilan bagdad mulai menjadi pusat kebudayaan dan ilmu pengetahuan.

Dinasti Abbasiyah  periode pertma lebih menekankan pembinaan peradaban dan kebudayaan islam daripada perluasan daerah.

Ciri-ciri bani Abbasiyah yang tidak terdapat pada masa Bani Umayah:          

1.      Dengan berpindahnya ibu kota ke Bagdad ,Bani Abbasiyah jadi jauh dari pengaruh Arab.

2.      Dalam penyelenggaraan Negara,pada masa Bani Abbas ada jabatan wazir,yang membawahi kepala-kepala departemen .Jabatan ini tidak ada di masa pemerintahan Bani Umayah.

3.      Ketentaraan profesional baru terbentuk pada masa pemerintahan Bani Abbas .Sebelumnya ,belum ada tentara khusus yang professional.

Puncak perkembangan ilmu pengetahuan terjadi pada masa mBani Abbas.Berbagai lembaga pendidikan didirikan.Imam-imam madzhab hokum yang empat hidup pada masa pemerintahan Bani Abbasiyah pertama.Imam Abu Hanifah (700-767 M) dalam pendapat-pendapat hukumnya dipengaruhi oleh perkembangan yang terjadi di Kufah.Imam Malik (713-795 M)banyak menggunakan hadis dan tradisi masyarakat Madinah.Pendapat dua tokoh madzhab itu ditengahi oleh Imam Syafi’I (767-820 M) dan Imam ibn Hanbal (780-855 M).

Aliran-aliran teologi sudah ada pada masa Bani Umayah seperti khawarij,Murji’ah,dan Mu’tazilah.Tokoh perumus Mu’tazilah yang terbesar adalah Abu al Huzail al Allaf (135-235 H/752-849 M) dan al Nazzam (185-221 H/801-835 M). Asy’ariyah,aliran tradisional di bidang teologi yang di cetuskan oleh Abu Al HAsan Al Asy’ari (873-935 M ) yang lahir pada masa bani Abas ini juga banyak sekali terpengaruh logika yunani. Ini terjadi karna sebelumnya Al Asy’ari adalah pengikut Mu’tazilah. Hal yan serupa berlaku dalambidang sastra.

Pengang ruh gerakan terjemah terlihat dalam perkembngan ilmu umum,terutama di bidang astronomi,kedokteran ,filsafat,kimia,dan sejarah.Dalam bidang astronomi yang terkenal adalah al Fazari sebagai astronom islam yang pertama kali menyusun astrolabe.Al Fargani di kenal di Eropa dengan nama al Farganus menulis  menulis ringkasan ilmu astronomi.dalam bidang kedokteran dikenal dengan nama al Razi dan Ibnu Shina. Al Razi adalah tokoh pertama yang membedakan antara penyakit cacar dan measles.Dia juga menyusun buku mengenai kedokteran anak.Ibnu Shina berhasil menemukan system peredaran arah pada manusia.Diantara karyanya adalah al Qanun fi at Thib yang merupakan ensiklopedi kedokteran paling besar ala sejarah.

Dalam bidang optika Abu Ali Hasan ibn al Haythami,yang di Eropa dikenal dengan nama Alhazen,terkenal sebagai orang yang menentang pendapat bahwa mata mengirim cahaya ke benda yang dilihat.Menurut teorinya yang kemudian terbukti kebenarannya ,bendalah yang mengirim cahaya ke mata.Dibidan Kimia,terkenal nama Jabir ibn Hayyan.Dia berpedapat bahwa logam seperti timah,besi,dan tembaga dapat diubah menjadi emas atau perak dengan mencampurkan suatu zat tertentu.Dibidang matematika terkenal nama Muhammad Ibn Musa al Khawarizmi,yang juga mahir dalam bidang “aljabar”berasal dari judul bukunya,al jabr wa al muqabalah.alam bidang sejarah terkenal nama al Mas’udi.Dia juga ahli dalam ilmu geografi.Diantara karyanya adalah Muruj al Zahab wa Ma’adin al Jawahir.

Tokoh-tokoh terkenal dalam bidnag fisafat antara lain al farabi,Ibn Shina,dan Ibn Rusyd. Al farabi bayak menulis buku tentang filsafat,logika,jiwa,kenegaraan,etika,dan interprestasi terhadap filsafat Aritstoteles.Ibn Shina juga bnyak mengarang buku tentang filsafat.Yang terkenal diantaranya adalah al Shifa.Ibn Rusyd yang di Barat lebih dikenal dengan nama Averroes,banyak berpengaruh di Barat dalam bidang filsafat,sehingga disana terdapat aliran yang disebut Avveroisme.



KESIMPULAN

Setelah sepeninggalan Rosulullah,kepemimpinan digantikan oleh para kholifa dan banyak pasang surut kemajuan Islam.kholifa petama yaitu Abu Bakar memimpin selama dua tahun, selanjutnya di pimpin oleh Umar,setelah itu di gantilan oleh utsman dua belas tahun, dan kholifah berakhir di periode ke empat yaitu Ali bin abitholib sebagai kholifah terakhienam tahun dan menduduku masa kepemimpinan selama 6,umat islam di pimpin oleh bani ummayah selama 90thn. Setelah kehancuran Bani Ummayah islam di pimpin oleh dinasti abasiyah selama 524 tahun dan di masa inilah puncak kejayaan islam.karna di masa bani Abasiah ini muala bermunculannya para ilmuan,dari berbagaimacam bidang.dari astronomi,filsafesehatan,dsb.